ARENAKU. Sejak pertama kali hadir pada 2013, The Wolf Among Us berhasil mencuri hati banyak gamer lewat narasi gelap yang kuat, karakter penuh misteri, dan gaya grafis khas Telltale. Tidak heran jika pengumuman sekuelnya beberapa tahun kemudian langsung disambut dengan antusiasme luar biasa. Namun, perjalanan The Wolf Among Us 2 ternyata jauh dari kata mulus. Proyek yang diimpikan ini sempat lenyap dari radar hingga menimbulkan spekulasi apakah benar-benar akan terwujud.

Belum lama ini, AdHoc Studio yang sebagian besar berisi mantan pengembang Telltale akhirnya memecah kebisuan. Mereka memberikan penjelasan tentang apa yang sebenarnya terjadi di balik pengembangan sekuel yang begitu dinanti.

Perjalanan Penuh Hambatan

Pengumuman The Wolf Among Us 2 pertama kali diluncurkan pada 2017. Namun, hanya berselang satu tahun, Telltale Games justru terjerat masalah finansial hingga dinyatakan bangkrut pada 2018. Kejatuhan ini membuat hampir semua proyek, termasuk The Wolf Among Us 2, terhenti total.

Meski Telltale bangkit kembali pada 2019, kabar sekuel ini tidak kunjung jelas. Sesekali muncul pernyataan singkat bahwa proyeknya tidak dibatalkan, namun tanpa kepastian apa pun mengenai perkembangan konkret. Hal tersebut menimbulkan tanda tanya besar bagi para penggemar: apakah kisah Bigby Wolf akan berlanjut atau justru kandas?

Penjelasan dari AdHoc Studio

Nick Herman, salah satu pendiri AdHoc Studio sekaligus mantan kreator di Telltale, akhirnya angkat bicara melalui wawancara dengan Eurogamer. Ia mengungkapkan bahwa timnya sempat mengerjakan The Wolf Among Us 2 selama kurang lebih dua tahun setelah musim pertama berakhir.

Menurut Herman, AdHoc telah menyiapkan skenario lengkap untuk musim kedua. Bahkan ia yakin cerita tersebut memiliki kualitas yang lebih matang dan emosional dibandingkan musim pertama. Tidak hanya sebatas naskah, tim juga membuat cuplikan sinematik serta uji animasi untuk memperlihatkan visi mereka terhadap proyek tersebut.

Namun, di tengah proses, jalan mereka terhenti. Telltale membutuhkan waktu lebih lama untuk mematangkan rencana, sementara AdHoc tidak bisa sekadar menunggu. Demi menjaga keberlangsungan studio, mereka memutuskan untuk mengalihkan fokus ke proyek lain.

Rasa Bangga yang Tertinggal

Meski akhirnya mundur, Herman menegaskan bahwa timnya bangga dengan konsep dan naskah yang sempat mereka kerjakan. Ia menyebut bahwa jika suatu saat berkesempatan kembali menggarapnya, cerita tersebut akan mampu memikat hati para penggemar.

Namun untuk saat ini, nasib The Wolf Among Us 2 masih sepenuhnya berada di tangan Telltale. AdHoc sendiri tidak tahu sejauh mana naskah buatan mereka akan dimanfaatkan. Herman hanya berharap, jika kelak game ini benar-benar rilis, hasil akhirnya bisa membawa nuansa yang layak bagi para penggemar setia.

Proyek Baru Sebagai Fokus

Tidak berhenti berkarya, AdHoc kini tengah menyiapkan game anyar berjudul Dispatch yang dijadwalkan meluncur pada 22 Oktober 2025. Proyek ini menjadi bukti bahwa mereka tetap konsisten menghadirkan pengalaman bermain berbasis narasi meski gagal meneruskan The Wolf Among Us 2.

Setelah Dispatch, AdHoc sudah punya rencana kolaborasi besar bersama Critical Role, grup roleplay Dungeons & Dragons yang sangat populer. Proyek ini diharapkan membuka babak baru bagi studio untuk menunjukkan kreativitas mereka dalam menghadirkan dunia fantasi interaktif.

Lebih dari Sekadar Game

The Wolf Among Us bagi banyak orang bukan hanya sebuah permainan, melainkan pengalaman mendalam yang melekat secara emosional. Hubungan pemain dengan karakter Bigby Wolf dan dunia kelam Fabletown menjadikan sekuelnya begitu dinanti.

Namun, kisah panjang di balik pengembangannya justru memperlihatkan betapa rumitnya industri game. Kreativitas kerap berbenturan dengan realitas finansial dan keberlangsungan bisnis. AdHoc Studio sendiri menjadi contoh bagaimana idealisme harus seimbang dengan kebutuhan untuk bertahan.

Penutup

Hingga kini, The Wolf Among Us 2 masih belum memiliki kepastian. AdHoc Studio telah berbicara, memberikan gambaran jelas tentang perjuangan mereka sekaligus keterbatasan yang membuat proyek harus terhenti. Walau demikian, api harapan masih menyala para penggemar tetap menanti kabar baik dari Telltale.

Sementara itu, hadirnya Dispatch serta kolaborasi dengan Critical Role bisa menjadi pengingat bahwa AdHoc tetap konsisten melahirkan karya-karya naratif yang menarik. Bagi penggemar setia Bigby Wolf, mungkin ini saatnya bersabar sembari tetap optimis bahwa suatu hari nanti, The Wolf Among Us 2 akan benar-benar kembali ke layar.

Posted in
Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai