
ARENAKU. Bila menyebut nama Eric Barone atau yang lebih akrab dikenal sebagai ConcernedApe, banyak penggemar game indie langsung teringat pada kesuksesan besar Stardew Valley. Game simulasi bertani tersebut tidak hanya sukses secara penjualan, tetapi juga dianggap sebagai salah satu karya indie yang paling berpengaruh di era modern. Kini, Barone kembali hadir dengan proyek terbarunya yang diberi judul Haunted Chocolatier.
Sejak diumumkan pertama kali pada 2021, game ini langsung menarik perhatian publik. Konsepnya terdengar sederhana, tetapi justru memunculkan rasa penasaran: sebuah simulasi bisnis toko cokelat yang dibantu oleh hantu-hantu. Dari premis inilah lahir antisipasi besar, terutama bagi mereka yang ingin melihat bagaimana Barone kembali meramu formula kehidupan virtual yang hangat, namun kali ini dengan balutan nuansa misterius.
Konsep yang Segar Toko Cokelat Berhantu
Tidak seperti Stardew Valley yang menekankan kehidupan di pedesaan dengan rutinitas bercocok tanam, Haunted Chocolatier menawarkan pengalaman baru. Pemain akan berperan sebagai pemilik toko cokelat yang unik, di mana hantu-hantu berperan sebagai rekan kerja sekaligus penolong.
Menariknya, toko tersebut bukan sekadar tempat berjualan. Pemain perlu menyiapkan berbagai jenis cokelat dengan bahan yang diperoleh dari luar. Dengan kata lain, permainan ini tidak hanya berputar di ruang lingkup bisnis, tetapi juga mengajak pemain untuk keluar, menjelajah dunia, hingga melawan makhluk tertentu untuk mengumpulkan bahan-bahan langka.
Konsep ini menjadikan Haunted Chocolatier sebagai kombinasi unik antara simulasi bisnis, eksplorasi, dan elemen RPG ringan.
Perkembangan Terbaru dari Sang Kreator
Dalam update terbaru, Eric Barone menegaskan bahwa pengembangan Haunted Chocolatier masih berjalan lancar meskipun dilakukan secara independen. Seperti halnya saat ia membuat Stardew Valley, Barone menangani hampir seluruh aspek sendiri, mulai dari pemrograman, ilustrasi, desain karakter, hingga musik.
Pendekatan ini membuat progres pengembangan berjalan lebih lambat, namun hal tersebut sengaja dipilih agar kualitas tetap terjaga. Barone tidak ingin terburu-buru hanya demi memenuhi ekspektasi penggemar. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya adalah menghadirkan game sesuai visi kreatif yang ia bayangkan sejak awal.
Meskipun belum ada tanggal rilis resmi, kejelasan bahwa proyek ini terus dikerjakan memberi harapan besar bagi para penggemar.
Gameplay Lebih Dari Sekadar Bisnis Cokelat
Haunted Chocolatier dirancang bukan hanya sebagai game simulasi sederhana. Di dalamnya, pemain akan menemukan berbagai aktivitas yang memperkaya pengalaman bermain:
- Produksi Cokelat
Pemain bisa menciptakan berbagai varian cokelat dari bahan-bahan yang dikumpulkan. Semakin kreatif racikan cokelat yang dibuat, semakin banyak pelanggan yang tertarik berkunjung ke toko. - Eksplorasi Dunia Fantasi
Untuk mendapatkan bahan, pemain harus keluar dari toko dan menjelajah dunia luar. Ada banyak lokasi misterius yang bisa dieksplorasi, lengkap dengan tantangan dan makhluk unik yang menghadang. - Elemen RPG Ringan
Berbeda dengan Stardew Valley yang lebih damai, Haunted Chocolatier menyertakan mekanisme pertempuran sederhana. Pemain dapat melawan makhluk tertentu dan mendapatkan hadiah berupa bahan khusus. - Interaksi Sosial
Seperti karya sebelumnya, Barone juga menghadirkan karakter NPC yang bisa diajak berinteraksi. Hubungan sosial ini akan memberi warna tambahan, bahkan kemungkinan ada opsi untuk membangun ikatan yang lebih dalam.
Tampilan Visual dan Atmosfer
Secara visual, Haunted Chocolatier masih mengusung gaya pixel art 2D khas Eric Barone. Namun kali ini, nuansa yang ditawarkan terasa berbeda. Bila Stardew Valley dipenuhi warna cerah yang mencerminkan kehidupan pedesaan, Haunted Chocolatier lebih condong pada palet warna gelap, hangat, dan misterius.
Latar toko yang dipenuhi cahaya lilin, bayangan hantu, hingga suasana malam yang mendominasi memberikan atmosfer baru yang segar. Meski demikian, tetap ada sentuhan nyaman yang menjadi ciri khas karya Barone, membuat pemain merasa betah berlama-lama di dunia game ini.
Antusiasme yang Tak Pernah Redup
Walau sudah tiga tahun sejak diumumkan, hype terhadap Haunted Chocolatier masih sangat tinggi. Komunitas penggemar kerap memenuhi forum diskusi dengan teori, prediksi fitur, hingga harapan mengenai alur cerita. Banyak pula yang membandingkannya dengan Stardew Valley dan berspekulasi apakah game baru ini akan mampu menandingi kesuksesannya.
Meski begitu, mayoritas penggemar yakin bahwa Barone mampu menghadirkan pengalaman berbeda tanpa meninggalkan ciri khasnya. Bagi sebagian orang, menunggu lama bukanlah masalah, selama hasil akhirnya sepadan dengan ekspektasi.
Tantangan di Balik Layar
Mengerjakan proyek sebesar Haunted Chocolatier seorang diri tentu bukan perkara mudah. Barone harus membagi waktu antara banyak aspek pengembangan. Hal ini menuntut konsistensi, kesabaran, dan dedikasi tinggi. Namun, hal serupa pernah ia lakukan saat membangun Stardew Valley, dan hasilnya luar biasa.
Itulah mengapa para penggemar tetap menaruh kepercayaan penuh bahwa Haunted Chocolatier akan menjadi karya yang layak ditunggu, meski harus bersabar lebih lama.
Penutup
Haunted Chocolatier bukan sekadar game simulasi biasa. Dengan kombinasi bisnis toko cokelat, dunia berhantu, eksplorasi, dan interaksi sosial, game ini menjanjikan pengalaman baru yang belum pernah ditawarkan sebelumnya. Walaupun belum ada kepastian kapan tanggal perilisannya, kepastian bahwa Eric Barone masih aktif mengembangkannya sudah cukup menjadi kabar baik.
Jika Stardew Valley mampu menghadirkan pengalaman damai yang membuat banyak orang betah berjam-jam, maka Haunted Chocolatier seakan menjadi “cokelat manis” berikutnya yang siap memikat hati gamer dengan nuansa misterius dan hangat sekaligus.